---
📘 A. Panduan Pelaksanaan Observasi
1. Tujuan Observasi
Mengumpulkan data nyata tentang kondisi cuaca selama beberapa hari.
Menganalisis dampak cuaca terhadap kegiatan belajar, kehadiran siswa, dan aktivitas luar ruang.
Menjadi dasar penulisan teks eksplanasi tentang hubungan sebab-akibat fenomena cuaca dan aktivitas sekolah.
---
2. Waktu Pelaksanaan
Durasi observasi: 2 hari berturut-turut.
Waktu pengamatan harian:
Pagi (07.00–08.00)
Siang (10.00–11.00)
---
3. Lokasi Observasi
Halaman sekolah / area masuk siswa
Lapangan upacara / lapangan olahraga
Area kelas
Kantor piket / absensi
---
4. Objek yang Diamati
1. Kondisi cuaca (cerah, mendung, panas, hujan ringan, hujan lebat, berangin).
2. Aktivitas sekolah yang berubah, seperti:
Kegiatan upacara
Kegiatan olahraga
Kehadiran siswa
Aktivitas belajar dalam kelas
Kebersihan kelas dan halaman
3. Respon/tindakan warga sekolah, misalnya membawa payung, jam istirahat berubah, kegiatan dipindah ke dalam ruangan.
---
5. Instrumen Observasi
Lembar observasi (tabel).
Kamera ponsel (opsional) untuk dokumentasi.
Termometer sederhana atau aplikasi suhu (opsional).
Wawancara singkat dengan guru piket atau siswa.
---
6. Teknik Pengumpulan Data
1. Pengamatan langsung → mencatat kondisi cuaca dan aktivitas.
2. Pencatatan numerik → jumlah siswa hadir, suhu, lama hujan.
3. Wawancara (opsional) → dampak dan kendala yang dirasakan.
4. Dokumentasi → foto kondisi lapangan atau perubahan kegiatan.
---
7. Petunjuk Pengisian Lembar Observasi
Isilah setiap kolom setiap kali waktu pengamatan dilakukan.
Gunakan tanda centang (✓) atau angka sesuai kebutuhan.
Buat catatan ringkas bila ada kejadian unik (misalnya hujan tiba-tiba, siswa terlambat banyak).
Jika tidak ada aktivitas tertentu, beri tanda “—”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar